Stoikiometri berasal dari bahasa Yunani yaitu stoicheon = unsur dan metron = ukuran. Stoikiometri di dalam ilmu Kimia merupakan istilah untuk menunjukkan seluruh aspek hitungan (kuantitatif) dari ilmu Kimia baik komposisi maupun reaksi Kimia.

Sehingga semua perhitungan dalam ilmu Kimia harus menggunakan konsep stoikiometri. Oleh karena itu, stoikiometri mutlak dipahami oleh para mahasiswa untuk mengerti ilmu Kimia lebih dalam. Perhitungan seperti penentuan jumlah mol, massa atom relatif (Ar),massa molekul relatif (Mr), rumus empiris dan molekul, volume gas, hitungan kimia dalam Kimia larutan, bahkan perhitungan dalam bidang energitika pun tergantung pada stoikiometri. Sehingga merupakan hal yang wajib bagi setiap mahasiswa untuk dapa memahami stoikiometri. Sehingga ada sebagian orang mengatakan bahwa stoikiometri merupakan aritmatematikanya Ilmu Kimia.

Konsep Mol

Digunakan untuk menghindari penggunaan bilangan yang sangat besar (bilangan eksponen). Misal dalam 1 gram air terdapat 3,3444 x 1022 molekul air. Satu mol suatu zat adalah jumlah zat yang mengandung L partikel. L adalah bilangan Avogadro yang besarnya 6,022 x 1023 (6,023 x 1023).

Satu mol suatu zat adalah jumlah zat yang mengandung L partikel. L adalah bilangan Avogadro yang besarnya 6,022 x 1023 (6,023 x 1023).

Sebagai contoh:
- 1 mol emas (Au) mengandung 6,022 x 1023 atom emas.
- 1 mol air (H2O) mengandung 6,022 x 1023 molekul air.
- 1 mol ion K+ mengandung 6,022 x 1023 ion K+.
- 1 mol elektron mengandung 6,022 x 1023 elektron.

Contoh soal 1.
Tentukan jumlah partikel yg terdapat pada:
a. 1,5 mol seng (Zn)
b. 2,4 mol gula (C12H22O11)

Hubungan Mol dan Massa Zat

Satu mol unsur adalah berat gram unsur itu yang sama dengan massa atom relatif (Ar) unsur itu.

Satu mol senyawa adalah berat (gram) senyawa itu yang sama dengan massa molekul relatif (Mr) senyawa itu.

Hubungan Mol dan Volume Gas

Volume gas dipengaruhi oleh tekanan dan suhu. Pada keadaan standar (STP), yaitu pada suhu 0°C dan tekanan 1 atmosfir, ditentukan:

Volume 1 mol sebarang gas adalah 22,4 L

RTP (19°C dan tekanan 1 atmosfir) = 24 L

Persamaan Reaksi

Persamaan reaksi menyatakan suatu reaksi yang telah berlangsung dalam bentuk lambang-lambang atom zat yang bereaksi. Di dalam persamaan reaksi jumlah atom-atom sebelum dan sesudah reaksi harus sama. Jika jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi belum sama, maka reaksi itu harus disetimbangkan dengan jalan menambahkan angka-angka tertentu di depan lambang atom unsur atau rumus molekul zat-zat pereaksi dan zat-zat hasil reaksi (dikenal sbg koefisien). Koefisien reaksi adalah angka-angka yang ditambahkan di depan lambang atom suatu unsur atau rumus molekul suatu senyawa. Rumus molekul adalah rumus kimia yang menyatakan jumlah sebenarnya dari atom-atom unsur penyusun satu molekul suatu senyawa.

Reaksi Setimbang

Reaksi dikatakan setimbang apabila jumlah atom-atom zat-zat yang bereaksi sama dengan zat-zat hasil reaksi.

Contoh:
Fe + H2SO4 --> FeSO4 + H2
Fe dan H2SO4 adalah zat-zat yang bereaksi/ reaktan
FeSO4 dan H2 adalah zat-zat hasil reaksi/ produk

Suatu persamaan reaksi kimia perlu juga diberi tanda tentang wujud reaktan dan produknya.

gas diberi tanda g

cair diberi tanda l

dalam larutan air diberi tanda aq

padat diberi tanda s

Pada contoh reaksi di atas, maka bila diberi tanda adalah:

Fe(s) + H2SO4(aq) --> FeSO4(aq) + H2(g)

Untuk materi selengkapnya silahkan download

Files:
(0 votes)
Date 2019-02-21
File Size 220.92 KB
Download 7

 

Add comment


Security code
Refresh

Latest News

Most Read